Nilai Tukar Mata Uang (Exchange rates)

April 2, 2011

Sebelum memahami nilai tukar mata uang (exchange rates), anda harus terlebih dahulu faham tentang satu konsep yang juga merupakan komoditas untuk diperjualbelikan, yaitu foreign exchange (mata uang asing) atau foreign money (uang asing). Disinilah muncul pasar mata uang asing, yakni pasar yang semestinya terdapat si pembeli dan si penjual mata uang asing.

Pada sisi Demand, apa yang menjadi alasan seseorang untuk membeli mata uang asing?

Ada 3 (tiga) alasan utama, yang pertama mata uang asing digunakan orang untuk jalan-jalan dan berwisata, yang kedua untuk perdagangan, yakni membeli barang dan jasa negara lain, dan yang ketiga diperlukan untuk tujuan investasi, baik itu investasi keuangan asing seperti pembelian aset keuangan dalam mata uang negara lain, maupun berupa investasi riil seperti membangun sebuah pabrik baru di luar negeri.

Perubahan salah satu saja dari 3 komponen tersebut bisa mengubah Demand mata uang asing (gbr1).

1Sebagai contoh, terjadi peristiwa Hollywood memblok film-film layar lebar yang pembuatannya di New Zealand. Bagaimana jika peristiwa itu mengakibatkan turis-turis yang pergi ke New Zealand mendadak meningkat. Para turis tersebut akan memerlukan dolar New Zealand sehingga Demand mata uang New Zealand meningkat (gbr2).

2Demikian pula jika perusahaan-perusahaan Amerika Serikat memutuskan untuk membangun pabrik di New Zealand yang disebut investasi riil, ataupun membeli aset keuangan dalam dolar New Zealand (disebut investasi keuangan), maka permintaan dolar New Zealand juga akan meningkat.

Mari kita kembali ke pasar mata uang asing dolar New Zealand. Awalnya, terdapat penawaran dan permintaan tertentu untuk dolar New Zealand. Harga (P) keseimbangan (gbr3) pada pasar disebut dengan nilai tukar mata uang (gbr4).

3

Selanjutnya, mari kita lihat peningkatan mata uang New Zealand dalam grafik. Apa yang terjadi dengan nilai dolar New Zealand jika lebih banyak turis yang berkunjung ke sana, ataupun lebih banyak perusahaan Amerika Serikat yang berinvestasi?

Seperti komoditas lainnya, ketika permintaan dolar New Zealand meningkat berarti nilainya pun meningkat. Kita lihat nilai tukar mata uang yaitu dolar Amerika Serikat (US$)  per dolar New Zealand (NZ$) meningkat (gbr5). Ini disebut dengan apresiasi dolar New Zealand.

5Ketika menghadapi nilai tukar mata uang bilateral seperti kasus ini (NZ$ dan US$) berarti ada nilai relatif dua mata uang. Dengan demikian akan terjadi keadaan di mana satu mata uang semakin kuat atau lebih bernilai secara relatif dan yang satunya lagi yaitu dolar New Zealand meningkat nilainya secara relatif terhadap dolar Amerika Serikat. Dalam contoh ini dolar New Zealand mengalami apresiasi dan dolar Amerika Serikat akan relatif lebih lemah atau mengalami depresiasi.

Jadi, perubahan pada Demand mata uang akan berdampak pada nilai tukar mata uang. Bagaimana dengan perubahan dari penawaran (Supply)?

Menurut anda, siapa yang mengontrol penawaran mata uang asing?

Jawabnya adalah pemerintah asing.

Jika Amerika Serikat ingin menaikkan nilai mata uangnya, pemerintahnya perlu menurunkan penawaran dolarnya, sebaliknya jika ingin menurunkan nilai dolarnya, penawaran dolar Amerika Serikat (US$) akan ditingkatkan.

Mengapa sebuah negara mau memanipulasi nilai mata uangnya sendiri?

Saya beri anda satu contoh. Anggap anda itu seorang produsen perabot kayu di Amerika Serikat yang pemerintahnya sedang menetapkan proteksi hutan tempat burung hantu. Artinya anda tidak dapat memperoleh kayu secara domestik. Oleh karena itu, anda akan menghubungi pabrik kayu Kanada dan memesan kayu. Pabrik Kanada mangatakan bahwa bahwa biaya kayu yang anda pesan adalah sebesar CAN$50.000,-.

Saya tidak tahu keadaan anda, tetapi saya sendiri tidak memiliki satu dolar Kanada pun dalam rekening bank saya. Di sinilah saatnya exchange rates itu masuk. Jika saya dapat mengetahui harga satu dolar Kanada (CAN$1), maka saya bisa tahu nilai CAN$50.000,-. Harga satu dolar Kanada (CAN$1) terhadap dolar Amerika Serikat (US$) adalah nilai tukar mata uang (US$/CAN$).

Kemudian saya cek nilai tukar dolar Amerika Serikat per dolar Kanada pada tanggal 7 April 2010 di www.xrates.com dan menemukan bahwa CAN$1 itu setara dengan US$0,998.

Jika CAN$1 harganya adalah US$0,998, berapa harga dari CAN$50.000?

Jawabnya, anda harus mengeluarkan biaya US$49.990,- untuk mengimpor kayu Kanada.

Mari kita melihat mundur perjalanan waktu selama 20 tahun sebelumnya dan perhatikan bahwa CAN$50.000 yang sama untuk membeli kayu Kanada. Menurut anda tahun berapa yang paling anda sukai untuk membeli kayu Kanada?

51Dengan melihat data di atas, anda dapat mengetahui kapan dolar New Zealand paling murah harganya. Kita lihat di bulan April 2002, nilai CAN$1 itu setara dengan US$0,63,-, saat itulah anda dapat memperoleh impor kayu Kanada dengan harga yang paling murah, yakni sebesar US$31.500,-.

Walaupun pabrik kayu Kanada melihat nilai CAN$50.000 itu sama selama 20 tahun, tetapi Amerika Serikat melihat ada perubahan harga impornya. Itu yang disebut sebagai perubahan nilai tukar mata uang.

Ketika dolar Kanada (CAN$) mengalami depresiasi maka kayu Kanada lebih murah, menyebabkan impor AS meningkat. Di sisi lain dolar Kanada (CAN$) mengalami depresiasi atau US$ semakin kuat secara relatif terhadap CAN$ (apresiasi).

Ketika konsumen Amerika Serikat sedang menikmati dolarnya yang sedang menguat dan dapat membeli banyak barang Kanada, sebaliknya konsumen Kanada melihat dolar dan barang Amerika Serikat lebih mahal.

Kanada akan mengimpor lebih sedikit produk Amerika Serikat ketika dolar Kanada sedang melemah. Lemahnya dolar Kanada bagus untuk keseimbangan perdagangan Kanada, artinya ekspor Kanada meningkat dan impor menurun. Pada waktu yang sama, keseimbangan perdagangan Amerika Serikat memburuk, mereka lebih banyak mengimpor daripada mengekspor.

Dampak nilai mata uang terhadap keseimbangan perdagangan tersebut membuat saya mengulangi pertanyaan saya sebelumnya, kenapa sebuah negara mau memanipulasi nilai mata uangnya sendiri?

Sekarang anda sudah tahu jawabannya. Jika sebuah negara dapat menjaga nilai mata uangnya tetap rendah, maka harga produk negaranya menjadi murah dan produk asing menjadi mahal. Hal itu bagus untuk keseimbangan perdagangan.

Amerika Serikat mengklaim China sejak dekade pertama abad ke-21, di mana China menjaga nilai mata uangnya tetap rendah untuk mempertahankan keseimbangan perdagangan yang menguntungkan negaranya.

Adapted from Mary @mjmfoodie

Sebelum memahami nilai tukar mata uang (exchange rates), anda harus memahami terlebih dahulu satu konsep foreign exchange (mata uang asing) atau foreign money (uang asing) yang juga merupakan satu komoditas untuk diperjualbelikan. Inilah saat di mana pasar mata uang asing muncul, yaitu pasar yang semestinya ada si pembeli mata uang (Demand) dan orang yang menawarkannya (Supply).

Pada sisi Demand, apa yang menjadi alasan seseorang untuk membeli mata uang asing?

Ada 3 (tiga) alasan utama, yaitu:

1.  Orang menginginkan mata uang asing untuk jalan-jalan dan berwisata.

2.  Mata uang asing dibutuhkan untuk perdagangan, yakni membeli barang dan jasa negara lain.

3.  Mata uang asing diperlukan untuk tujuan investasi, baik itu investasi keuangan asing seperti pembelian aset keuangan dalam mata uang negara lain, maupun berupa investasi riil seperti membangun sebuah pabrik baru di luar negeri.

Perubahan salah satu saja dari 3 komponen tersebut bisa mengubah Demand mata uang asing (gbr1).Sebagai contoh, terjadi peristiwa Hollywood memblok film-film layar lebar yang pembuatannya di New Zealand. Bagaimana jika peristiwa itu mengakibatkan turis-turis yang pergi ke New Zealand mendadak meningkat. Para turis tersebut akan memerlukan dolar New Zealand sehingga Demand mata uang New Zealand meningkat (gbr2).


Demikian pula jika perusahaan-perusahaan Amerika Serikat memutuskan untuk membangun pabrik di New Zealand yang disebut investasi riil, ataupun membeli aset keuangan dalam dolar New Zealand (disebut investasi keuangan), maka permintaan dolar New Zealand juga akan meningkat.

Mari kita kembali ke pasar mata uang asing dolar New Zealand. Awalnya, terdapat penawaran dan permintaan tertentu untuk dolar New Zealand. Harga (P) keseimbangan (gbr3) pada pasar disebut dengan nilai tukar mata uang (gbr4).

Selanjutnya, mari kita lihat peningkatan mata uang New Zealand dalam grafik. Apa yang terjadi dengan nilai dolar New Zealand jika lebih banyak turis yang berkunjung ke sana, ataupun lebih banyak perusahaan Amerika Serikat yang berinvestasi?

Seperti komoditas lainnya, ketika permintaan dolar New Zealand meningkat berarti nilainya pun meningkat. Kita lihat nilai tukar mata uang yaitu dolar Amerika Serikat (US$)  per dolar New Zealand (NZ$) meningkat (gbr5). Ini disebut dengan apresiasi dolar New Zealand.

Ketika menghadapi nilai tukar mata uang bilateral seperti kasus ini (NZ$ dan US$) berarti ada nilai relatif dua mata uang. Dengan demikian akan terjadi keadaan di mana satu mata uang semakin kuat atau lebih bernilai secara relatif dan yang satunya lagi yaitu dolar New Zealand meningkat nilainya secara relatif terhadap dolar Amerika Serikat. Dalam contoh ini dolar New Zealand mengalami apresiasi dan dolar Amerika Serikat akan relatif lebih lemah atau mengalami depresiasi.

Jadi, perubahan pada Demand mata uang akan berdampak pada nilai tukar mata uang. Bagaimana dengan perubahan dari penawaran (Supply)?

Menurut anda, siapa yang mengontrol penawaran mata uang asing?

Jawabnya adalah pemerintah asing.

Jika Amerika Serikat ingin menaikkan nilai mata uangnya, pemerintahnya perlu menurunkan penawaran dolarnya, sebaliknya jika ingin menurunkan nilai dolarnya, penawaran dolar Amerika Serikat (US$) akan ditingkatkan.

Mengapa sebuah negara mau memanipulasi nilai mata uangnya sendiri?

Saya beri anda satu contoh. Anggap anda itu seorang produsen perabot kayu di Amerika Serikat yang pemerintahnya sedang menetapkan proteksi hutan tempat burung hantu. Artinya anda tidak dapat memperoleh kayu secara domestik. Oleh karena itu, anda akan menghubungi pabrik kayu Kanada dan memesan kayu. Pabrik Kanada mangatakan bahwa bahwa biaya kayu yang anda pesan adalah sebesar CAN$50.000,-.

Saya tidak tahu keadaan anda, tetapi saya sendiri tidak memiliki satu dolar Kanada pun dalam rekening bank saya. Di sinilah saatnya exchange rates itu masuk. Jika saya dapat mengetahui harga satu dolar Kanada (CAN$1), maka saya bisa tahu nilai CAN$50.000,-. Harga satu dolar Kanada (CAN$1) terhadap dolar Amerika Serikat (US$) adalah nilai tukar mata uang (US$/CAN$).

Kemudian saya cek nilai tukar dolar Amerika Serikat per dolar Kanada pada tanggal 7 April 2010 di www.xrates.com dan menemukan bahwa CAN$1 itu setara dengan US$0,998.

Jika CAN$1 harganya adalah US$0,998, berapa harga dari CAN$50.000?

Jawabnya, anda harus mengeluarkan biaya US$49.990,- untuk mengimpor kayu Kanada.

Mari kita melihat mundur perjalanan waktu selama 20 tahun sebelumnya dan perhatikan bahwa CAN$50.000 yang sama untuk membeli kayu Kanada. Menurut anda tahun berapa yang paling anda sukai untuk membeli kayu Kanada?

Dengan melihat data di atas, anda dapat mengetahui kapan dolar New Zealand paling murah harganya. Kita lihat di bulan April 2002, nilai CAN$1 itu setara dengan US$0,63,-, saat itulah anda dapat memperoleh impor kayu Kanada dengan harga yang paling murah, yakni sebesar US$31.500,-.

Walaupun pabrik kayu Kanada melihat nilai CAN$50.000 itu sama selama 20 tahun, tetapi Amerika Serikat melihat ada perubahan harga impornya. Itu yang disebut sebagai perubahan nilai tukar mata uang.

Ketika dolar Kanada (CAN$) mengalami depresiasi maka kayu Kanada lebih murah, menyebabkan impor AS meningkat. Di sisi lain dolar Kanada (CAN$) mengalami depresiasi atau US$ semakin kuat secara relatif terhadap CAN$ (apresiasi).

Ketika konsumen Amerika Serikat sedang menikmati dolarnya yang sedang menguat dan dapat membeli banyak barang Kanada, sebaliknya konsumen Kanada melihat dolar dan barang Amerika Serikat lebih mahal.

Kanada akan mengimpor lebih sedikit produk Amerika Serikat ketika dolar Kanada sedang melemah. Lemahnya dolar Kanada bagus untuk keseimbangan perdagangan Kanada, artinya ekspor Kanada meningkat dan impor menurun. Pada waktu yang sama, keseimbangan perdagangan Amerika Serikat memburuk, mereka lebih banyak mengimpor daripada mengekspor.

Dampak nilai mata uang terhadap keseimbangan perdagangan tersebut membuat saya mengulangi pertanyaan saya sebelumnya, kenapa sebuah negara mau memanipulasi nilai mata uangnya sendiri?

Sekarang anda sudah tahu jawabannya. Jika sebuah negara dapat menjaga nilai mata uangnya tetap rendah, maka harga produk negaranya menjadi murah dan produk asing menjadi mahal. Hal itu bagus untuk keseimbangan perdagangan.

Amerika Serikat mengklaim China sejak dekade pertama abad ke-21, di mana China menjaga nilai mata uangnya tetap rendah untuk mempertahankan keseimbangan perdagangan yang menguntungkan negaranya.

Tahun

US$/CAN$

Harga kayu(US$)

2010

0,998

49900

2009

0,80

40900

2008

0,99

49500

2007

0,87

43500

2006

0,87

43500

2005

0,82

41000

2004

0,76

38000

2003

0,67

33500

2002

0,63

31500

2001

0,64

32000

2000

0,69

34500

1999

0,67

33500

1998

0,70

35000

1997

0,72

36000

1996

0,73

36500

1995

0,73

36500



Leave a Reply